bunglon-ini-reptil-terkecil-di-dunia-punya-penis-raksasa

Bunglon Ini Reptil Terkecil di Dunia, Punya Penis Raksasa

Bunglon Ini Reptil Terkecil di Dunia, Punya Penis Raksasa – Sekelompok tim peneliti internasional baru saja mendapatkan bunglon yang menjadi reptil terkecil di dunia. Bunglon tersebut, yang memiliki nama ilmiah Brookesia nana, ditemukan sepanjang ekspedisi para peneliti di utara Madagaskar.

Bunglon Ini Reptil Terkecil di Dunia, Punya Penis Raksasa

bunglon-ini-reptil-terkecil-di-dunia-punya-penis-raksasa

inredcoatragsattired – Dalam analisisnya, para peneliti mendapatkan bahwa bunglon jantan spesies itu cuma berukuran 13,5 milimeter. Ukurannya berikut menjadikan Brookesia nana jantan menjadi reptil terkecil di antara hampir 11.500 spesies reptil yang diketahui.

Meski menjadi yang terkecil di antara reptil lain, Brookesia nana jantan memiliki alat kelamin raksasa kecuali dibandingkan bersama dengan tubuhnya sendiri. Peneliti mencatat, penis bunglon berikut (yang dikenal sebagai hemipenis) memiliki panjang 2,5 mm. Dengan demikian, alat kelaminnya memiliki jatah 18,5 % berasal dari ukuran sang bunglon.

Hemipenis sendiri adalah dua alat kelamin berupa tabung yang berada terbalik di dalam tubuh pejantan reptil layaknya bunglon, ular, atau kadal. Hemipenis kebanyakan baru dikeluarkan oleh si empunya untuk reproduksi melalui jaringan ereksi, layaknya penis manusia.

Menariknya, bunglon sebetulnya populer memiliki alat kelamin raksasa. Proporsi alat kelamin di antara bunglon jantan berkisar antara 6,3 hingga 32,9 % berasal dari keseluruhan panjang tubuh mereka.

Namun, selalu saja, Brookesia nana memiliki ukuran hemipenis di atas kebanyakan bunglon lain. Dari knowledge ukuran penis 52 spesies bunglon jantan yang tersedia, kata peneliti, kebanyakan cuma memiliki penis bersama dengan jatah 13,1 % berasal dari ukuran tubuh.

“(Ini) mengungkap pola yang menarik: Spesies terkecil seringkali memiliki ukuran genital terbesar secara proporsional,” tulis anggota peneliti studi sekaligus herpetolog di Universitas Potsdam, Mark Scherz,

Salah satu penjelasan mengapa alat kelamin bunglon jantan begitu besar kemungkinan disebabkan dikarenakan ukuran betina bunglon condong lebih besar, kata para peneliti.
Dalam masalah Brookesia nana misalnya, peneliti mendapatkan kecuali betina memiliki ukuran yang lebih besar, sepanjang 19 milimeter.

“Oleh dikarenakan itu, pejantan yang sangat mungil butuh alat kelamin yang relatif lebih besar supaya sukses kawin bersama dengan betina mereka yang jauh lebih besar,” mengetahui anggota penulis Miguel Vences berasal dari Technical University di Braunschweig, Jerman, kepada Foreigner.

Meski demikian, dikarenakan peneliti cuma mendapatkan dua spesimen Brookesia nana, sukar untuk menarik pemikiran yang tegas perihal dinamika seksual mereka.
Para ilmuwan terhitung masih belum mengetahui tingkat ancaman kepunahan hewan kecil ini. Namun, dikarenakan hutan hujan Madagaskar kerap diganggu oleh penggundulan hutan dan pertanian, mereka kemungkinan besar berada dalam bahaya.

“Bunglon baru ini cuma diketahui berasal dari hutan hujan pegunungan yang terdegradasi di utara Madagaskar dan kemungkinan terancam punah,”

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *